Selasa, 27 Februari 2018

Muhasabah Diri

Jika masih ada perasaan galau, tandanya masih kurang mendekatkan diri kepada Allah. Karena orang-orang yang sibuk mendekatkan diri kepada Allah, tidak akan sempat memikirkan hal lain yang membuatnya galau.
#selfreminder

Kamis, 15 Februari 2018

Ada hati yang harus dijaga 2

Setiap manusia yang hidup di bumi Allah sudah dijamin rizkinya oleh Allah. Tidak ada yg terlalu cepat dan tidak ada yg terlalu lamban. Sama saja seperti perbedaan waktu antara WIB, WITA, dan WIT. Setiap waktu berjalan sesuai dengan garis edarnya masing2. Andai saja semua orang di bumi ini paham dengan hukum seperti itu mungkin tidak akan ada orang yg bertanya "kapan lulus?", "kapan wisuda", "kapan nikah?", "kapan punya anak?", "kapan punya adek lagi?", "kapan punya rumah?" dan pertanyaan2 lainnya. Lebih baik jika pertanyaan2 tersebut diganti dengan doa. Saling mendoakan dalam hal kebaikan itu lebih baik dari pada membuat luka.

Dan jika kamu peka bahwa mengupload moment kebahagian di sosial media akan membuat sebagian orang baper dan atau iri, mungkin kamu akan berpikir ulang ketika akan mengupload sesuatu. Sadarlah ada banyak orang yg berusaha menguatkan hati mereka dari keinginan yang belum tercapai, jika mereka melihat moment kebahagian orang lain bisa jadi kekuatan hati yang selama ini mereka bangun tiba2 runtuh. Lebih baik jika mengupload sesuatu yang bermanfaat, yang bisa menjadi tabungan di akhirat nanti.
-Fatma kepada Fatma-

Teman Terbaik

Disaat gagal sebenarnya kita bisa membuktikan teman yang baik dan tidak. Teman yg baik akan selalu memberi semangat, menghibur, menjaga lisannya agar temannya tidak semakin terluka dan tak lupa mendoakannya. Sebaliknya teman yg lain tidak memperdulikannya bahkan membuatnya semakin terluka..

Bahkan yg sering dilakukan adalah menjudge teman tanpa mengetahui penyebabnya, akar masalahnya. Ah banyak sekali caranya membuat hati teman terluka, tanpa disadari..

Padahal jika mau berusaha menjadi teman yang baik, menyayangi teman karena Allah, selalu memotivasi teman karena Allah, manfaatnya begitu indah. Dalam sebuah Hadits disebutkan:
"Di sekitar Arsy Allah ada menara-menara dari cahaya, didalamnya terdapat orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan Nabi atau pun Syuhada. Para Nabi dan syuhada iri kepada mereka".
Ketika ditanya para sahabat:
“Siapakah mereka itu ya Rasulullah ?”
Rasulullah menjawab:
“Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.”
(HR. Tirmidzi)
.
*belajar menjadi teman yg baik

Jumat, 09 Februari 2018

Ada hati yang harus dijaga 1

"Stop stop stop.. It's ok to feel angry but it's not ok to hurt someone..."
Kutipan video kirana di ig nya ibook @retnohening. Ah keren sekali, anak baru berumur 4 tahun udah bisa bicara sedewasa itu 😍😍

Betapa beruntungnya jika dekat dengan orang-orang yg pandai menjaga kata-katanya, pandai membuat lawan bicara menjadi tenang.

Selalu kagum dengan seseorang yang pandai merangkai kata2, agar tak melukai orang lain. Karena menjaga hati orang lain cukup susah. Terkadang niatnya mau bercanda, tapi malah bikin orang lain tersinggung. Terkadang berkata tanpa berpikir, ujung-ujungnya melukai hati teman. Terkadang niatnya mau mengingatkan teman tapi kata2 yang digunakan kurang tepat. Bahkan terkadang tak sengaja sikap pun ikut bikin orang lain sakit hati. Astaghfirullah.. Astaghfirullah.. Astaghfirullah..

Memang benar jika lidah dan hati saling berkaitan. Jika lidah sering berkata baik maka sudah dapat dipastikan hatinya pasti baik. Jadi jika selalu ingin berkata baik, maka bersihkan hati terlebih dahulu dengan memperbanyak istighfar.

Sabtu, 27 Januari 2018

Proses berhijrah

Teman, jika kau melihat aku baik itu karena Allah menutup aibku. Aku tak sebaik yang kau kira. Aku malu ketika kau bilang aku baik. Aku hanya manusia biasa yang masih berusaha untuk berhijrah menjadi lebih baik.


Jumat, 26 Januari 2018

Menjaga Hati

Dalam islam laki laki dan perempuan sama2 dianjurkan untuk menjaga pandangannya. Menjaga pandangan itu penting, salah satunya agar hati tak mudah jatuh cinta pada sesorang yang belum halal.
Karena tidak ada yg tau jodoh masing2 sebelum akad nikah dilaksanakan. Seyakin yakinnya dia jodohmu kalo Allah tak berkehendak kamu bisa apa?

Jatuh cinta sebelum halal itu beresiko. Beresiko patah ditengah jalan. Meskipun hampir semua keraguan dan pertanyaan tentangnya tiba2 mendapatkan jawaban yang baik, itu belum cukup kuat untuk menyimpulkan dia jodohmu. Harus tetap menjaga hati. Jangan sampai teledor menjaga hati. Bisa saja Allah mengirimkan seseorang bukan sebagai teman hidup, tapi Allah lagi mengujimu atau Allah ingin menyadarkanmu untuk berhijrah. Meskipun dari kedua belah pihak sama2 yakin, meskipun kedatangan dia merubah hidupmu menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya tapi kalau tak berjodoh Allah tak akan mempersatukan. Bisa saja dari pihak orang tua tiba2 tak menyetujui. Bisa saja Allah tiba2 mengambil salah satu rasa cinta diantaramu. Yakin saja Allah sebaik-baiknya pengatur. Allah akan mengirimkan seorang teman hidup yang kamu butuhkan bukan yang kamu inginkan.

Salah satu tips menjaga hati yang diajarkan Ustadz Khalid Basalamah adalah jangan membuka diri jika ada lawan jenis yang ingin kenalan. Jangan mulai sms, jangan mulai WA. Tutup semua fasilitas yang bisa menjadikan kamu menghubungi lawan jenis. Kalau pengen nikah berdoa kepada Allah "Ya Allah tunjukkanlah lelaki/wanita yang baik". Insya Allah nanti ada kecenderungan, cocok dan seterusnya.

Kata Buya Yahya "Lebih baik membangun cinta diatas pernikahan, dari pada membangun pernikahan diatas cinta." Agar rasa cinta kepada-Nya tak ternodai dengan rasa cinta kepada makhluk-Nya yang belum halal.

Mungkin ada yang bertanya bagaimana mungkin bisa mencintainya, jika sebelumnya rasa cinta itu tidak bergelora di dalam dada? Untuk menjawabnya marilah kita simak kalimat ilahi dalam Al-Qur'an "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir" (QS. Ar Rum:21). Jadi insya Allah sudah fitrahnya pada dirimu engkau akan berkasih sayang dengan pasanganmu. Lagi pula cinta itu proses kerja. Bukan sekedar hasil. Akibatnya, jika kamu menikah dengan pasangan halalmu, maka kamu akan bekerja keras untuk mencintainya. Memperhatikannya, menjaganya, membahagiakannya, memberikan yang terbaik kepadanya dan melakukan kerja-kerja cinta lainnya. Semakin banyak kerja mencinta, semakin dalamlah rasa cinta di dalam dada kalian berdua (dikutip dari buku #AkuTersentuhCinta).

Jumat, 05 Januari 2018

Masa Lalu

Mengapa masih mengungkit masa lalu, jika diri sendiri masih butuh banyak perbaikan diri?
Mengapa masih mengungkit masa lalu jika orang lain sudah berusaha menjadi lebih baik?
Mengapa harus mengungkit masa lalu jika di masa sekarang sudah menjadi orang yang jauh lebih baik dari kemarin?

Karena semua orang memiliki masa lalu, cobalah untuk melupakan semua masa lalunya dan lihatlah perubahan dirinya di masa sekarang.

Masa lalu hanya sebagai tolak ukur seberapa jauh orang lain telah berhijrah, bukan sebagai cerminan diri seberapa baik orang di masa depan


-Fatma kepada Fatma-